KEPITING RAJUNGAN

Mungkin sebagian orang tau apa itu rajungan?sebab lain daerah lain pula nama tenarnya,diwilayah belitung ini istilah kepiting disebut banyak khalayak ramai dengan julukan Ketam,dan istilah rajungan sering dipakai masyarakat jawa yang mempunyai arti ketam besar dan bercorak agak biru keunguan,

Disisi lain ada banyak sekali ragam jenis ketam/kepiting dalam laut negeri ini,bisa ratusan jenis dengan karakter dan warna yg berbeda pula,itu saya telusuri dan amati selama saya tinggal dibelitung ini,dan ada juga ketam/kepiting yang tidak dapat kita kosumsi seperti Rajungan pada umumnya,disini saya akan mengkelompokkan ketam/rajungan menurut versi dan pengamatan dibelitung ini.

1.Kepiting/Ketam Rajungan(suji/ketam benar (nama menurut versi penduduk setempat)

Rajungan menduduki peringkat teratas dalam kelompok kepiting dan itu menjadi tujuan utama para nelayan ketam/kepiting dalam usaha dilaut,komunitas nelayan kepiting/ketam rajungan ini sudah berdiri cukup lama dan menjadi sumber utama penduduk lokal dalam berwirausaha,sehingga semakin banyak penangkapan kepiting rajungan bisa dikatakan lambat laun akan mengurangi jumlah dan kelangsungan kepiting rajungan didaerah tersebut.

2.kepiting Batu

Sesuai namanya pasti identik dengan barang yang keras dan mungkin sebagian orang berfikir ini tidak dapat dikonsumsi,nama dari kepiting batu bukan berarti asumsinya sekeras batu dan apalah,kepiting ini dikatakan batu karena kepiting batu sangat menyukai tinggal dikarang-karang dan memang tekstur capit dan badannya agak sedikit keras dibanding kepiting rajungan,tapi soal rasa daging dan capit tidak kalah lezatnya dengan daging dan capit rajungan meskipun harga dagingnya jauh lebih murah dibanding Rajungan.

3.kepiting Tokkoen/kekuk

Dari namanya saja agak asing ditelinga apalagi buat masyarakat yg tinggal jauh dari laut,kepiting tokkoen ini sering dijumpai digusung pasir dan terkadang jumlahnya cukup banyak dibanding kelompok kepiting lainnya,sebab kepiting tokkoen ini jarang diambil oleh nelayan ketam khususnya karena dalam segi pengolahannya agak sedikit sulit dibnding kepiting rajungan dan kepiting batu.

Sebenar masih banyak lagi jenis jenis kepiting yang saya temui dilaut namun jika dijabarkan disini sangatlah sulit menentukan namanya,saya cantumkan saja nama kepiting yang sudah populer dan dimengerti masyarakat banyak terutama para nelayan khususnya.ini sekedar secuil pengalaman saya dalam berwirausaha di kelautan,salam maritim dan terus lestarikan laut pertiwi ini khususnya di belitung ini.

 

Aik merbau,28 oktober 2019

Nico Afdiyanto s.

 

 

Hidup diantara Kehidupan

Rumit dan pelik itulah hidup,senang susah sudah jadi hal wajib dan pasti pernah dialami setiap Insan,akankah kita mengeluh setiap saat?bagaimana dengan orang orang yg hidup dalam gemuruh dan dentuman suara meriam,bom,reruntuhan bangungan dan jerit tangis?

perlu kita fikirkan lagi jika kita yg tinggal dinegeri damai ini masih banyak mengeluh soal hidup,mengeluh soal harga naik,mengeluh soal sakit,soal rumah tangga dan sebagainya…

Sedikit mengingatkan,apakah dengan mengeluh masalah atau kesulitan kita akan beres?justru itu akan memperuncing dan menambah masalah baru jika keluh kesah kita ditampung atau dicurahan kepada orang yg kurang tepat,cobalah berfikir yang agak sedikit menengah

   Jadi berdasarkan pengalaman pahit saya mencoba berbagi secuil apa yang pernah saya alami…sebaik baiknya mengeluh itu eluhkan diri kita sendiri,sudahkah kita mengingat akan Tuhan,sang penutup dan pembuka jalan hidup,sudahkah kita bertaubat atas kufur nikmat yg selama ini kita rasakan tapi tetap kurang?sudahkah bersedekah walau kita tak mampu?eluhkan diri sendiri sebelum mengeluh masalah hidup…

   Buka mata hati kita sadarkan kita pada siapa kita dan dimana kita hidup dalam kehidupan,seluas dan seberat apapun masalah hidup jalani dgn jalan Iman dan ketaqwaan pada sang pemberi Hidup.

 

                             Wassallam,tanjung ruu 2019

Nico Afdiyanto s.

sunset sun silhouette orange
Photo by Pixabay on Pexels.com

Kepulauan Bangka Belitung

   Indonesia sebuah negara yang banyak terdiri dari ribuan pulau2 kecil nan indah,termaksud dimana saya tinggal yakni kepulauan belitung…

panorama nan indah dan takkan habis dilekang waktu serta ekosistem lautnya masih benar benar terjaga kelestariannya salah satu penunjang aspek kehidupan biota laut dan alam sekitarnya

Harapan kita semoga ini tetap terjaga sampai anak cucu kita kelak jika tidak ada oknum yang mencoba merampas kehidupan laut belitung ini…semoga 

DANA AMANAH

Banyak orang-orang bertanya?apa itu dana hibah Amanah…..apakah benar adanya atau hanya khayalan belaka?

Jawabnya:bisa benar ya atau bisa tidak,tergantung bagaimana kita meyakininya….sebab berita itu beredar dari jaman nenek saya masih hidup itu sdh senter terdengar sampai saya sebagai cucunya pun msh hangat dibicarakan khalayak…….

menurut pengalaman dan bukti yg pernah nenek saya bilang….dana itu memang benar nyata ….dari banyak sumber pun mengatakan begitu….sampai goib nenek saya sempat kasih kuncinya kesaya tapi buat apa saya pikir yg realistis aja,jgn terhanyut dalam khayalan yg terlalu tinggi…bisa jadi stress dibuatnya……

saya yakin aja kelak suatu saat ada putra terbaik bangsa yg akan bangkit untuk mengungkit kebenaran yg ada,sbb alm nenek bilang jika dana itu benar2 keluar…..habislah seluruh negara2 besar seperti amerika dan eropa buat mengeluarkan dana itu….wallahu’alam